{"id":60,"date":"2022-06-16T05:07:51","date_gmt":"2022-06-16T05:07:51","guid":{"rendered":"http:\/\/ipekbjawatengah.org\/?p=60"},"modified":"2022-06-16T05:14:57","modified_gmt":"2022-06-16T05:14:57","slug":"penuh-gizi-9-makanan-ini-bisa-bantu-cegah-stunting-pada-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ipekbjawatengah.org\/?p=60","title":{"rendered":"Penuh gizi, 9 makanan ini bisa bantu cegah stunting pada anak"},"content":{"rendered":"\n\n\n\n\n<p>Stunting adalah kekurangan gizi pada bayi di 1000 hari pertama kehidupan berlangsung. Dilansir dari bkkbn.go.id, masalah ini dapat menghambat perkembangan otak si kecil serta tumbuh kembangnya. Jika tidak segera diatasi, kekurangan gizi dapat menyebabkan buah hati tumbuh lebih pendek dibanding balita sehat lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga saat ini, masalah stunting pada anak masih menjadi perhatian penting. Ada beberapa faktor yang menyebabkan anak mengalami stunting, mulai dari kurang&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.briliofood.net\/foodpedia\/5-alasan-yogurt-sangat-penting-untuk-kesehatan-anak-banyak-manfaatnya-2104030.html\">asupan nutrisi<\/a>, berasal dari kehamilan tidak sesuai standar kesehatan, hingga faktor lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Satu di antara upaya untuk mencegah gangguan pertumbuhan pada anak akibat stunting, yakni dengan&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.briliofood.net\/foodpedia\/10-kreasi-menu-mpasi-ala-istri-randy-pangalila-bikin-anak-antibosan-220126j.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">diberikan asupan gizi yang lebih baik<\/a>. Salah satunya melalui makanan sehat yang mengandung protein hewani.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa makanan penuh gizi ini bisa menjadi referensi buat kamu menjaga si kecil. Berikut ulasan selengkapnya,&nbsp;<strong>BrilioFood<\/strong>&nbsp;himpun dari berbagai sumber pada Sabtu (29\/1).<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>1. Telur.<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-brilio-net.akamaized.net\/news\/2022\/01\/29\/221823\/1654174-makanan-pencegah-stunting.jpg\" alt=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\" title=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>foto: freepik.com<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Telur dikenal sebagai makanan tinggi protein yang cukup mudah di dapat. Dilansir dari news.unair.ac.id, dokter gizi, Trias Mahmudiono mengungkapkan, untuk mencegah stunting, asupan gizi anak perlu didukung dengan pemberian makanan berprotein tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>2. Tahu.<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-brilio-net.akamaized.net\/news\/2022\/01\/29\/221823\/1654175-makanan-pencegah-stunting.jpg\" alt=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\" title=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>foto: freepik.com<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Mudah diolah, tahu juga merupakan sumber zat besi, kalsium, dan protein yang baik untuk asupan harian pada anak. Selain itu nutrisi tersebut sangat diperlukan untuk mengoptimalkan gizi anak yang terkena stunting.<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>3. Kacang-kacangan.<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-brilio-net.akamaized.net\/news\/2022\/01\/29\/221823\/1654176-makanan-pencegah-stunting.jpg\" alt=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\" title=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>foto: freepik.com<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Selain harganya terjangkau, kacang-kacangan seperti kacang merah atau kacang polong mengandung protein nabati yang bisa menjadi sumber protein.<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>4. Ikan.<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-brilio-net.akamaized.net\/news\/2022\/01\/29\/221823\/1654177-makanan-pencegah-stunting.jpg\" alt=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\" title=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>foto: freepik.com<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Dengan garis pantai yang panjang, Indonesia memiliki hasil laut yang cukup melimpah. Nah, ikan merupakan salah satu makanan sehat sebagai sumber protein yang bisa membantu anak terhindar dari stunting atau kekurangan gizi.<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>5. Daging merah.<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-brilio-net.akamaized.net\/news\/2022\/01\/29\/221823\/1654178-makanan-pencegah-stunting.jpg\" alt=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\" title=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>foto: freepik.com<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Daging merah bisa menjadi sumber protein dan asam amino yang dapat membantu perkembangan dan fungsi otak pada anak. Selain itu, zat besi pada daging juga baik untuk mengatasi sel darah merah. Dilansir dari fk.ui.ac.id, makanan yang mengandung protein dan asam amino perlu diberikan kepada anak demi mencegah stunting.<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>6. Hati ayam.<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-brilio-net.akamaized.net\/news\/2022\/01\/29\/221823\/1654169-makanan-pencegah-stunting.jpg\" alt=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\" title=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>foto: freepik.com<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Jenis makanan ini mudah ditemukan di setiap pasar tradisional. Hati ayam bisa menjadi salah satu sumber protein dan asam amino yang dibutuhkan anak agar dapat terhindar dari stunting. Dilansir dari nhs.uk, cara terbaik untuk mencegah stunting atau kekurangan gizi pada anak adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang.<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>7. Alpukat.<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-brilio-net.akamaized.net\/news\/2022\/01\/29\/221823\/1654170-makanan-pencegah-stunting.jpg\" alt=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\" title=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>foto: freepik.com<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Buah satu ini dikenal kaya vitamin E yang memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak. Dilansir dari osd.od.nih.gov, nutrisi yang larut dalam lemak ini bisa melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas sekaligus bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh.<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>8. Roti dan nasi.<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-brilio-net.akamaized.net\/news\/2022\/01\/29\/221823\/1654171-makanan-pencegah-stunting.jpg\" alt=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\" title=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>foto: freepik.com<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Karbohidrat kompleks adalah nutrisi yang paling diperlukan oleh anak demi menunjang energi sekaligus daya tahan tubuhnya. Karbohidrat kompleks bisa berasal dari makanan-makanan kita sehari-hari seperti nasi atau roti.<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>9. Susu atau yogurt.<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-brilio-net.akamaized.net\/news\/2022\/01\/29\/221823\/1654172-makanan-pencegah-stunting.jpg\" alt=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\" title=\"makanan pencegah stunting berbagai sumber\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>foto: freepik.com<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Susu atau yogurt mengandung kalsium sebagai nutrisi untuk mendukung pertumbuhan anak, terutama pada bagian tulang dan gigi. Oleh karena itu, penting untuk memberikan makanan yang kaya kalium agar anak terhindar dari stunting.<strong>(brl\/lut)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sumber: https:\/\/www.briliofood.net\/foodpedia\/penuh-gizi-9-makanan-ini-bisa-bantu-cegah-stunting-pada-anak-220129j.html<\/p>\n\n\n\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":62,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-60","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seputar-stunting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ipekbjawatengah.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/60","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ipekbjawatengah.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ipekbjawatengah.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ipekbjawatengah.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ipekbjawatengah.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=60"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ipekbjawatengah.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/60\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63,"href":"https:\/\/ipekbjawatengah.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/60\/revisions\/63"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ipekbjawatengah.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/62"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ipekbjawatengah.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=60"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ipekbjawatengah.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=60"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ipekbjawatengah.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=60"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}